Resmi Disiapkan, THR ASN 2026 Capai Puluhan Triliun, Golongan Ini Terima Terbesar

Jakarta – Pemerintah Indonesia memastikan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) 2026 akan segera dicairkan menyambut bulan Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Meski tanggal pasti pencairannya masih menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto, skenario pencairan, jadwal perkiraan, serta estimasi nominal per golongan kini mulai terang.

Target Jadwal Pencairan THR ASN 2026

Informasi dari Kementerian Keuangan menyebutkan anggaran sebesar Rp55 triliun telah disiapkan untuk THR ASN 2026, termasuk bagi pegawai negeri sipil, PPPK, TNI, Polri, serta pensiunan. Regulasi teknis pencairan masih dalam proses finalisasi dan akan diumumkan oleh Presiden.

Walau begitu, sejumlah media nasional mengestimasi bahwa THR akan mulai ditransfer pada awal bulan Ramadan, dengan kemungkinan pencairan sekitar 26 Februari 2026 atau pada minggu pertama puasa Ramadhan 2026.

Komponen dan Siapa yang Menerima THR ASN 2026

THR ASN 2026 tidak hanya terdiri dari gaji pokok, tetapi juga mencakup beberapa komponen lainnya yang melekat sesuai dengan struktur penghasilan ASN, di antaranya:

  • Gaji pokok sesuai golongan dan masa kerja

  • Tunjangan keluarga

  • Tunjangan pangan

  • Tunjangan jabatan

  • Tunjangan kinerja (seluruh ASN pusat bisa mendapat tukin hingga 100%)

Penerima THR ASN 2026 di antaranya:
• Pegawai Negeri Sipil aktif pusat dan daerah (termasuk CPNS masa percobaan)
• PPPK di seluruh instansi
• Prajurit TNI aktif dan anggota Polri aktif
• Pejabat negara (misalnya menteri, hakim, DPR)
• Pensiunan ASN, TNI, dan Polri melalui mekanisme pensiunan yang berlaku

Rincian Estimasi Nominal THR ASN 2026 per Golongan

Hingga kini, pemerintah belum merilis angka final THR ASN 2026 resmi. Namun, berdasarkan struktur gaji pokok dan komponen tunjangan sesuai golongan, estimasi rencana besaran THR per golongan adalah sebagai berikut:

  • Golongan I: Rp2,2 juta – Rp2,8 juta

  • Golongan II: Rp3 juta – Rp4 juta

  • Golongan III: Rp3,8 juta – Rp5,4 juta

  • Golongan IV: Rp5,8 juta – Rp7,8 juta

Nominal ini belum termasuk tunjangan kinerja (tukin) yang bisa membuat total penerimaan THR ASN lebih tinggi — terutama untuk ASN golongan III dan IV di instansi pusat yang memiliki tukin besar, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

THR Pensiunan ASN 2026

Pensiunan ASN juga berhak mendapatkan THR 2026. Estimasi besaran untuk pensiunan disesuaikan dengan besaran penghasilan pensiun, tunjangan keluarga, serta tunjangan lain yang melekat terakhir kali saat masih aktif:

  • Golongan I: Rp1,7 juta – Rp2,2 juta

  • Golongan II: Rp1,7 juta – Rp3,2 juta

  • Golongan III: Rp1,7 juta – Rp3,8 juta

  • Golongan IV: Rp1,7 juta – Rp4,9 juta (estimasi)

Cara Cek THR ASN 2026 Sudah Masuk Rekening

Begitu pencairan dimulai, ASN dapat mengecek penerimaan THR melalui aplikasi mobile banking masing-masing dengan langkah sederhana:

  1. Buka aplikasi mobile banking (BRImo, Livin’ by Mandiri, BNI Mobile)

  2. Masuk ke menu Mutasi Rekening

  3. Filter tanggal transaksi sekitar 26 Februari – awal Maret 2026

  4. Cari transaksi dengan keterangan “THR”, “Gaji” atau kode dari bendahara instansi/kppn

THR ASN 2026 vs Gaji ke-13

Penting dicatat bahwa THR ASN 2026 berbeda dari gaji ke-13 yang dijadwalkan cair pada pertengahan tahun (sekitar Juni 2026). Keduanya memiliki komponen yang serupa — yakni gaji pokok dan tunjangan melekat — tetapi masing-masing memiliki tujuan pencairan yang berbeda: THR lebih terkait dengan kebutuhan Lebaran, sementara gaji ke-13 biasanya untuk persiapan biaya sekolah dan kebutuhan pertengahan tahun.

Kesimpulan:
Meski tanggal resmi pencairan THR ASN 2026 masih menunggu pengumuman dari Presiden, pemerintah telah menyiapkan anggaran besar dan sejumlah estimasi jelas terkait jadwal, besaran nominal per golongan, serta komponen yang akan diterima. Para ASN dan pensiunan diimbau untuk terus memantau informasi resmi untuk kepastian jadwal pencairan dan agar dapat merencanakan keuangan menjelang Idulfitri 2026 secara lebih matang.